Wednesday, May 9, 2012

BALAJAR CARA MEN DESAIN BUSANA (BAG 1)

Bagi teman-teman yang ingin bisa mendisain busana sendiri, disini saya akan berbagi tentang cara mendisain busana sendiri. Tulisan ini terdiri dari 9 bagian dari mulai mengenal pengertian desain, unsur-unsur desain, cara menggambar bagian-bagian tubuh dalam desain, cara menggambar bagian-bagian busana sampai pada pewarnaan gambar. Semoga artikel ini bisa membantu teman-teman, paling tidak saat mau ke penjahit teman-teman bisa menggambar sendiri model pakaian yang teman-teman inginkan dan si penjahit juga tidak kesulitan untuk memahami model pakaian yang teman-teman maksudkan. Akhirnya Selamat mencoba, dan jangan mudah putus asa ya...!


Busana dan pelengkap (milineris dan asesoris) yang kita pakai setiap hari dibuat tidak asal jadi, tetapi berdasarkan pola atau rancangan tetentu yang disebut dengan desain. Semakin maju tingkat kehidupan masyarakat, semakin banyak memerlukan peran desain, semakin tinggi selera masyarakat semakin tinggi pula tuntutan kecermatan desainnya. Hal ini disebabkan karena dalam berbusana manusia selalu menuntut dua nilai sekaligus, yaitu nilai jasmaniah berupa enak dan nyaman dipakai dan nilai rohaniah berupa keindahan dan keanggunan.
Desain busana merupakan pengetahuan dasar bagi seorang calon desainer. Pada desain busana ini akan dijelaskan tentang pengertian desain busana, jenis-jenis desain, unsur-unsur desain, prinsip-prinsip desain, alat dan bahan yang dibutuhkan untuk mendesain, desain anatomi tubuh, teknik menggambar bagian-bagian busana dan teknik pewarnaan, dan penyelesaian desain.
Sebuah desain tidak mungkin tercipta tanpa ada unsur-unsur pembentuknya, dan tidak akan indah atau menarik dilihat tanpa mempertimbangkan prinsip-prinsip desain. Apa saja yang tergolong pada unsur dan prinsip desain ini akan dibahas secara mendalam pada bab ini. Dengan pengetahuan tentang desain ini, diharapkan seorang calon desainer dapat membuat desain busana dengan baik dan benar.
Desain tidak hanya sekedar gambar saja, tetapi dengan desain seseorang dapat membuat pakaian mulai dari mengambil ukuran, membuat pola, pecah pola, menggunting sampai menjahit pakaian. Dengan kata lain, desain merupakan pedoman seseorang dalam mewujudkan pakaian ke bentuk sebenarnya. Jadi, jelaslah bahwa desain memegang peranan penting dalam pembuatan suatu pakaian.


A. Pengertian Desain
Desain berasal dari bahasa Inggris (design) yang berarti ”rancangan, rencana atau reka rupa”. Dari kata design muncullah kata desain yang berarti mencipta, memikir atau merancang. Dilihat dari kata benda, ”desain” dapat diartikan sebagai rancangan yang merupakan susunan dari garis, bentuk, ukuran, warna, tekstur, dan value dari suatu benda yang dibuat berdasarkan prinsip-prinsip desain. Selanjutnya, dilihat dari kata kerja, desain dapat diartikan sebagai proses perencanaan bentuk dengan tujuan supaya benda yang dirancang mempunyai fungsi atau berguna serta mempunyai nilai keindahan.
Desain merupakan pola rancangan yang menjadi dasar pembuatan suatu benda seperti busana. Desain dihasilkan melalui pemikiran, pertimbangan, perhitungan, cita, rasa, seni, serta kegemaran orang banyak yang dituangkan di atas kertas berwujud gambar. Desain ini mudah dibaca atau dipahami maksud dan pengertiannya oleh orang lain sehingga mudah diwujudkan ke bentuk benda yang sebenarnya.
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa desain merupakan bentuk rumusan dari suatu proses pemikiran, pertimbangan, dan perhitungan dari desainer yang dituangkan dalam wujud gambar. Gambar tersebut merupakan pengalihan gagasan atau pola pikir konkret dari perancang kepada orang lain. Setiap busana adalah hasil pengungkapan dari sebuah proses desain.

B. Jenis-Jenis Desain

Secara umum desain dapat dibagi 2, yaitu desain struktur (structural design) dan desain hiasan (decorative design).

1. Desain Struktur (Structural Design)
Desain struktur pada busana disebut juga dengan siluet busana (silhouette). Siluet adalah garis luar dari suatu pakaian, tanpa bagian-bagian atau detail seperti lipit, kerut, kelim, kup, dan lain-lain. Namun jika detail ini ditemukan pada desain struktur, fungsinya hanyalah sebagai pelengkap.
Berdasarkan garis-garis yang dipergunakan, siluet dapat dibedakan atas beberapa bagian yang ditunjukkan dalam bentuk huruf. Dalam bidang busana dikenal beberapa siluet, yaitu:
a. Siluet A
Merupakan pakaian yang mempunyai model bagian atas kecil, dan bagian bawah besar. Bisa juga tidak mempunyai lengan.
b. Siluet Y
Merupakan model pakaian dengan model bagian atas lebar tetapi bagian bawah atau rok mengecil.

















c. Siluet I
Merupakan pakaian yang mempunyai model bagian atas besar atau lebar, bagian badan atau tengah lurus dan bagian bawah atau rok besar.



















d. Siluet S
Merupakan pakaian yang mempunyai model dengan bagian atas besar, bagian pinggang kecil dan bagian bawah atau rok besar.


















e. Siluet T
Merupakan pakaian yang mempunyai desain garis leher kecil, ukuran lengan panjang dan bagian bawah atau rok kecil.


















f. Siluet L
Merupakan bentuk pakaian variasi dari berbagai siluet, dapat diberikan tambahan dibagian belakang dengan bentuk yang panjang/drapery. Bentuk ini biasanya terlihat pada pakaian pengantin barat.


2. Desain Hiasan (Decorative Design)
Desain hiasan pada busana mempunyai tujuan untuk menambah keindahan desain struktur atau siluet. Desain hiasan dapat berupa krah, saku, renda, sulaman, kancing hias, bus, dan lain-lain.
Desain hiasan harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut, yaitu:
a. Hiasan harus dipergunakan secara terbatas atau tidak berlebihan.
b. Letak hiasan harus disesuaikan dengan bentuk strukturnya.
c. Cukup ruang untuk latar belakang, yang memberikan efek kesederhanaan dan keindahan terhadap desain tersebut.
d. Bentuk latar belakang harus dipelajari secara teliti dan sama indahnya dengan penempatan pola-pola pada benda tersebut.
e. Hiasan harus cocok dengan bahan desain strukturnya dan sesuai dengan cara pemeliharaannya.

5 BUSANA AGAR TERLIHAT RAMPING

Terlihat ramping menjadi impian setiap wanita. Bukan hanya untuk wanita yang big size, wanita dengan tubuh ramping pu terkadang bisa tampak lebih gemuk dibanding biasanya. berikut ini ada 5 busana yang wajib dimiliki agar terlihat ramping. 
1. Rok pensil
Rok pensil adalah bawahan yang bisa membuat bentuk tubuh apapun terlihat bagus. Ia juga bisa dipakai ke kantor, untuk pergi berkencan, atau berpesta. Hitam adalah warna yang aman, tapi jika ingin terlihat beda pilihlah rok pensil warna terang seperti merah marun.



2. Blazer
Blazer membuat penampilan polos Anda terlihat lebih trendi. Potongan blazer yang berlekuk di bagian pinggang akan membuat efek ramping, dan potongan blazer lurus layaknya jas pria juga bisa menutupi tubuh besar Anda.

3. Ikat pinggang besar
Ikatkan di pinggang, efeknya adalah pinggang yang terlihat ramping dan pinggul yang berkesan menggoda. Pilihlah ikat pinggang berwarna mencolok untuk membuat busana polos Anda terlihat lebih menarik.

4. Gaun yang pas di badan
Tidak terlalu ketat, tidak terlalu longgar. Panjangnya pas di atas lutut Anda. Gaun model ini adalah pilihan paling aman untuk membuat tubuh terlihat ramping. Pilihlah gaun yang memiliki aksen di bagian leher agar perhatian jatuh ke wajah Anda, dan jangan takut memilih warna-warna cerah.

5. Celana jeans yang pas
Tak ada salahnya mengeluarkan uang lebih untuk sepasang celana jeans yang mahal, asalkan potongannya pas di tubuh Anda. Jeans adalah modal utama yang harus dimiliki jika kita ingin terlihat ramping. Pilih yang bahannya lentur (stretch) dan memeluk lekukan tubuh Anda dengan baik. Warna gelap lebih baik, karena bisa digunakan di acara santai maupun formal

Friday, April 27, 2012

Ada Uang Dibalik Botol Bekas

Botol  bekas, pernah gak terfikir oleh kita botol bekas minuman yang selama ini kita beli bisa kita manfaatkan menjadi uang. Ini bukan sulap ataupun bukan sihir loh, sebenarnya siapapun bisa melakukan hal tersebut asalkan ada kemauan dan memiliki seni kreatifitas yang tinggi.
Pada awalnya melihat botol bekas bagi saya adalah sampah yang harus di buang. Paling tidak  botol bekas dimanfaatkan lagi oleh pemulung untuk dijual ke tukang loak, hingga di tukang loak tersebut botol bekas terebut di daur ulang kembali menjadi botol kemasan baru.
Namun ada cara lain yang sebenarnya perlu kita tahu, memanfaatkan barang bekas yang tidak terpakai bisa saja menghasilkan uang dan kreasi yang  tidak pernah terfikan sebelumnya, seprerti contohnya botol bekas kemasan yang sudah tidak berguna lagi bisa kita sulap menjadi barang berguna:

Lampu hias dari botol bekas



Dari botol bekas ternyata kita bisa menyulapnya menjadi lampu hias yang cantik untuk

 dekorasi ruangan anda. Salah satu alternatif baru bahwa anda tidak perlu membeli lampu hias mahal, cukup mengandalkan botol bekas hingga menjadi lampu hias cantik diatas.

Dompet serba guna dari botol bekas

Cukup unik bukan? dari kebanyakan dompet yang dimiliki oleh setiap orang pasti menggunakan bahan mahal seperti bahan kulit. Sekarang anda bisa memanfatkan botol bekas tersebut hingga menjadi dompet serba guna seperti ini.

Bunga dari botol bekas

Memili tanaman hias juga  dipajang dirumah, dengan memanfatkan botol bekas ternyata kita bisa  membuat hiasan bunga yang cantik untuk dipajang di tengah-tengah ruangan anda.

Pajangan dari botol bekas

Botol bekas ini juga bisa menjadi hiasan yang sangat cantik. caranya kita hanya membutuhkan cat saja untuk membuatnya terlihat hidup dan berwarna. Pajangan botol ini bisa saja anda pajang di area ruang tamu sehingga membuat rumah anda terasa nyaman dan unik dengan kreasi kerajinan tangan

Pot dari botol bekas

Jika anda memiliki lahan terbatas untuk menanam, tidak ada salahnya memanfaatkan sisa  bekas otol bekas untuk dijadikan pot gantung di rumah. Selain terlihat praktis pot yang terbuat dari botol bekas ini juga lebih ekonomis.

Pajangan dinding dari botol bekas

Botol bekas yang sudah tidak terpakai, seperti botol bekas pewangi pakaian juga bisa dimanfaatkan sehingga menjadi sesuatu yang berniai dan indah dilihat. Seperti contohnya dari bokol bekas tersebut kita bisa memanfaatkannya hingga menjadi hiasan dinding yang cantik.
Dari botol bekas kita juga bisa menghasilkan uang yang tidak ternilai, asalkan anda memiliki kreativitas yang tinggi.menjadikan botol bekas tersebut sebagai bisnis baru di tahun 2012, bagaimana mau mencobanya?

Sunday, April 22, 2012

Fashion Designer

Berikut ini, beberapa nama desainer ternama di Indonesia :
  • Adjie Notonegoro
  • Anne Avantie
  • Arantxa Adi
  • Biyan Wanaatmadja
  • Carmanita
  • Didi Budiardjo
  • Edward Hutabarat
  • Ghea S. Panggabean
  • Harry Darsono
  • Itang Yunasz
  • Iwan Tirta
  • Ivan Gunawan
  • Dian Pelangi
  • Kanaya Tabitha
  • Kunang Andries
  • Marga Alam
  • Nelwan Anwar
  • Ninik Darmawan
  • Non Kawilarang
  • Obin
  • Oscar Lawalatta
  • Peter Sie
  • Prayudi
  • Poppy Darsono
  • Resnha Sapto
  • Samuel Wattimena
  • Sebastian Gunawan
  • Selphie Bong
  • Tri Handoko
  • Yohannes E. Yunarko
  • Tex Saverio

Batik Indonesia

Batik adalah salah satu cara pembuatan bahan pakaian. Selain itu batik bisa mengacu pada dua hal. Yang pertama adalah teknik pewarnaan kain dengan menggunakan malam untuk mencegah pewarnaan sebagian dari kain. Dalam literatur internasional, teknik ini dikenal sebagai wax-resist dyeing. Pengertian kedua adalah kain atau busana yang dibuat dengan teknik tersebut, termasuk penggunaan motif-motif tertentu yang memiliki kekhasan. Batik Indonesia, sebagai keseluruhan teknik, teknologi, serta pengembangan motif dan budaya yang terkait, oleh UNESCO telah ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity)

5 Siklus Hidup Fashion

Semua orang tahu tentang product life-cycle, fashion pun ternyata punya product life-cycle versi fashionnya. Dari post ini saya akan mencoba menerangkan tentang fashion life-cycle.

Fashion life-cycle dibagi menjadi 5 bagian:



1. Fashion Leadership
Fashion leadership ini adalah masa-masanya sebuah trend fashion dibentuk, biasanya untuk seluruh dunia kiblatnya adalah di Eropa sana dimana banyak sekali rumah-rumah mode yang rutin menyelengarakan fashion show baik untuk koleksi Spring/Summer atau Fall/Winter setiap tahunya. Disinilah biasanya sebuah fashion trend diciptakan dan dari sinilah nantinya fashion itu akan menjalar ke seluruh dunia.

2. Increasing Social Visibility
Sebagai early adopter dari fashion di dunia, biasanya orang-orang ini adalah orang-orang yang memiliki status ekonomi tinggi. Merekalah early adopter dan trendsetter bagi orang-orang yang lainnya di seluruh dunia. Orang-orang ini biasanya disebut juga fashion change agents dan terdiri dari fashionista, celebrities, pemimpin kelas-kelas sosial tertentu dan anggota sosial elite.

3. Conformity Within and Across Social Group
Pada masa ini, akhirnya seluruh kelas sosial akan mengikuti trend yang memang sudah diset oleh orang-orang kelas atas.

4. Social Saturation
Inilah masa jayanya sebuah trend fashion, dimana karena semua orang sudah mengikuti trend fashion yang ada, semua kelas sosial akan mencari-cari barang-barang yang fashionable dan trendy itu. Dan biasanya disinilah fashion-fashion brand yang kelas menegah kebawah juga mengeluarkan koleksi fashion yang mirip / menyerupai barang-barang aslinya (yang tadinya hanya tersedia bagi kalangan elite / kelas sosial atas).

5. Decline and Obsolence
Sama halnya seperti sebuah product, pada akhirnya trend fashion tersebut pun akan menurun dan akhirnya menjadi obsolete, alias tidak diminati lagi.

Yang menarik dari fashion life cycle ini adalah, tidak seperti product life-cycle dimana kalau suatu barang sudah lewat masanya maka barang tersebut akan selamanya dilupakan, fashion biasanya memiliki sebuah siklus yang lebih besar. Artinya barang-barang fashion yang sudah lama turun dan tidak diminati mungkin suatu saat akan menjadi nge-trend lagi. Atau bahkan ada juga barang fashion yang timeless dan dianggap tidak akan pernah out of fashion.

Irvan Irawan Jie
“It’s not how good your clothes are, but how you wear it is the most important thing”

Sumber : the-marketeers.com